Resensi Film The Odd Life of Timothy Green

Judul Film : The Odd Life of Timothy Green

Sutradara : Peter Hedges

Rilis : 15 Agustus 2012

Durasi : 105 Menit

Ide Pokok dari film ini adalah Mimpi itu nyata. Pesan Utama adalah Ketika seseorang yakin bahwa dia akan mendapatkan mimpinya, mimpi itu akan menjadi kenyataan walaupun itu adalah hal yang sangat mustahil terjadi sekalipun. dan Tema dari film ini adalah Keyakinan dan Kepercayaan yang kuat akan mengubah hal yang mustahil menjadi kenyataan.

Film ini menceritakan sepasang suami istri Cindy (Jennifer Garner) dan Jim Green (Joel Edgerten) yang sedang menjelaskan pengalaman mereka bersama Timothy (CJ Adams) kepada salah seorang wanita yang bekerja di sebuah pelayanan adopsi anak dalam upaya meyakinkan wanita tersebut untuk Cindy dan Jim mengadopsi seorang anak. Cindy yang bekerja di sebuah museum local dan Jim yang bekerja disebuah pabrik pensil bersejarah di kota mereka, memulai cerita mereka ke Evette (wanita yang bekerja di pelayanan adopsi anak) saat Cindy dan Jim mendengarkan penjelasan dokter bahwa mereka tidak dapat mempunyai seorang anak. Jim yang melihat Cindy terus bersedih mulai meyakinkan Cindy bahwa mereka dapat mempunyai seorang anak yang mereka inginkan. Mereka berdua mulai menuliskan karakteristik anak mereka dan beberapa peristiwa kehidupan yang akan terjadi pada anak mereka disebuah kertas. Setelah kertas-kertas tersebut menjadi banyak, Jim memasukkan kertas tersebut disebuah kayu kecil dan menanam kayu tersebut dikebun yang terdapat dihalaman belakang rumah mereka. Setelah hujan yang hanya tampak membasahi rumah mereka, tiba-tiba muncul seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dengan lumpur diselruh tubuhnya yang mengagetkan Cindy dan Jim yang sedang tertidur. Setelah melihat kotak kayu yang mereka tanam dibelakang rumah mereka hancur berkeping-keping, mereka mulai menyadari bahwa anak bernama Timothy sebenarnya merupakan puncak dari impian mereka terhadap anak yang mereka inginkan. Cindy dan Jim juga mendapati hal yang aneh pada Timothy dimana dikakinya terdapat beberapa daun yang tumbuh dan tidak dapat dipotong. Setelah memperkenalkan Timothy pada seluruh keluarga mereka saat mereka sedang mengadakan acara kumpul keluarga dihalaman depan rumahnya, akhirnya Timothy mulai bersekolah di kota mereka. Di sekolah Timothy akhirnya bertemu dengan seorang wanita bernama Joni (Odeya Rush) yang akhirnya menjadi teman Timothy setelah melalui beberapa peristiwa diantara mereka berdua. Sementara di pabrik pensil Stanleyville tempat Jim bekerja sedang mengalami pemecatan karyawan, Timothy meyakinkan Jim dan Cindy agar mereka membuat sebuah desain pensil baru agar pabrik tersebut tetap berproduksi. Tanpa sepengetahuan Cindy dan Jim, daun-daun yang berada di kaki Timothy mulai jatuh setiap kali Timothy memenuhi salah satu keinginan yang Cindy dan Jim tulis dikertas yang mereka tanam kemarin. Sampai akhirnya Timothy mengungkapkan bahwa waktunya tidak akan lama lagi dan menghilang ketika daun terakhirnya jatuh. Pertemuan Cindy dan Jim yang meyakinkan Evette berakhir saat Cindy memberikan sebuah surat yang Timothy siapkan sebelum meninggalkan Cindy dan Jim, surat itu menjelaskan kepada mereka tentang apa yang Timothy lakukan pada daun yang jatuh tersebut. Sampai akhirnya Evette datang ke rumah Cindy dan Jim dengan membawa seorang anak perempuan untuk diadopsi Cindy dan Jim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s